Sedangkan sisanya, berlokasi di kawasan pertokoan/mall yang berjumlah 72 insiden, pusat perbelanjaan/toko 18 kejadian, dan kategori lain-lain sebanyak 14 kejadian.
AKBP Moh Nurhidayat menyoroti, dari jumlah 1.317 kejadian, korban kecelakaan masih didominasi berusia 16 tahun sampai 30 tahun.
Untuk kategori usia ini, jumlahnya mencapai 748 orang pada tahun 2022, atau mengalami peningkatan sebesar 49,6 persen dibanding tahun 2021.
“Di tahun 2021, korban kecelakaan usia 16 sampai 30 sejumlah 500 orang. Artinya, kategori usia ini mengalami peningkatan pada tahun 2022, yakni sejumah 248 orang,” lanjut Kapolres Moh Nurhidayat.
Kemudian, korban kecelakaan berusia 51 tahun ke atas. Sepanjang tahun 2022 ini, tercatat sebanyak 441 orang, atau lebih banyak 80 orang dibanding tahun 2021 yang mencapai 361 orang. Tren peningkatannya sebesar 22,16 persen.
Selain itu, korban kecelakaan berusia 41 sampai 51 tahun pada tahun 2022 ini, tercatat mencapai 222 orang. Atau meningkat sebanyak 49 orang dibanding tahun 2021 yang mencapai 173 orang.
Untuk korban kecelakaan kategori usia 10 sampai 15 tahun, tercatat 125 orang atau lebih banyak 30 orang. Dimana, pada tahun 2021, tercacat mencapai 95 orang untuk kategori usia ini.
Terakhir, tercatat ada 94 anak usia 0 sampai 9 tahun, menjadi korban kecelakaan sepanjang tahun 2022. Jumlah tersebut meningkat 35 anak dibanding tahun 2021 yang mencapai 59 anak. *)
Halaman : 1 2






