Pasar Ramadan di Mojokrapak Jombang Terkendala Izin, Panitia Bubar

- Redaksi

Kamis, 15 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar pemberitahuan pembubaran panitia Pasar Ramadan di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

Tangkapan layar pemberitahuan pembubaran panitia Pasar Ramadan di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

FaktaJombang.com – Satu kali menikmati meriahnya pengunjung saat ngabuburit di sepanjang Jalan Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, panitia Pasar Ramadan bentukan Sanggar UMKM Jombang, terpaksa membubarkan diri, Selasa (13/4/2021) malam.

Menyusul, izin lokasi berjualan sekitar 57 pedagang kecil di sepanjang jalan Desa Mojokrapak tersebut pada saat jelang berbuka puasa, dipertanyakan. Dan informasi rencana adanya rapat dan akan “dibubarkan” oleh sejumlah pihak, santer masuk baik ke panitia Pasar Ramadan maupun pengurus Sanggar UMKM Jombang

Keputusan pembubaran panitia tersebut, ditulis dan disebar ke WhatsApp pukul 23.43 WIB, yakni :

Asslkm wr.wb . Selamat malam saudara ku semua salam seduluran. Atas nama panitia yang baru mendapat informasi dari pihak desa yg rencana besok Pasar RAMADHON mau dibubarkan dari pihak RT, RW, tokoh masyarakat, perangkat desa, Kecamatan, Polsek, Koramil yg rencana besok akan rapat terlebih dulu untuk membubarkan acara pasar ramadhon, maka dr itu kami panitia sepakat membubarkan pasar romadhon lebih dulu dari pada kita dibubarkan. Kami atas segenap panitia mohon maaf yg sebesar besarnya. Dan jika masih ada penjual baik yang baru maupun yang lama bukan tamggung jawab panitia lagi. Dan mohon informasi ini disampaikan ke para pedagang dan penjual apapun. Demikian informasi ini kami sampaikan dan harap maklum.
NB. Penjual lama bukan tamggung jawab panitia . Atas perhatian dan kesadarannya kami ucapkan trima kasih. Kami atas nama panitia. Wslm
“.

Baca Juga:  Puluhan Sapi di Jombang Suspek PMK, 5 Ekor di 4 Kecamatan Mati Mendadak

Ketua Sanggar UMKM Jombang Abdul Ghopar mengaku tidak bisa berbuat banyak selain panitia membubarkan diri. Ia mengatakan, jika sudah berusaha untuk mendapatkan izin tempat berjualan para pedagang kecil tersebut selama bulan puasa Ramadan.

“Mau gimana lagi, dan akhirnya diputuskan membubarkan diri itu,” katanya.

Abdul Ghopar juga mengatakan, sebelum kegiatan tersebut berlangsung panitia Pasar Ramadan sudah menyebar surat pemberitahuan kegiatan tersebut kepada sejumlah pihak terkait.

Baca Juga:  Nyai Lily Wahid Berpulang, Gubernur Khofifah Takziah ke Tebuireng Jombang

“Ketika surat pemberitahuan itu ditujukan ke Polsek, pihak Polsek meminta surat keterangan dari Pemdes. Dan kami tidak berhasil mendapatkan surat keterangan tersebut, sehingga izin dari pihak kepolisian tidak keluar,” paparnya.

Ia mengaku legowo dengan hal tersebut. Ghopar juga mengatakan, dalam pelaksanaan Pasar Ramadan yang sempat berjalan satu kali saat awal berbuka puasa Ramadan, panitia sudah menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Bahkan, kita menyediakan masker bagi warga atau pengunjung yang kebetulan tidak memakai masker. Juga kita sediakan tempat cuci tangan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Ali Arifin membenarkan, jika kegiatan Pasar Ramadan di Desa Mojokrapak sedang dibahas dalam rapat pada Rabu (14/4/2021) siang,

“Sekarang ini dirapatkan,” jawabnya, saat dikonfirmasi lewat nomor WhatsAppnya, pukul 09.50 WIB.

Pihaknya juag membenarkan, jika titik persoalan karena izinnya tidak keluar. “Tapi kami ke Kasi Trantib, sepakat satu kata ‘pantau’,” tulisnya.

Baca Juga:  Bawa Ratusan Pil Dobel L, Pria Tampingmojo Dibekuk di SPBU Jombang Kota

Dan pada Rabu (14/4/2021) sore, lokasi jualan pedagang Pasar Ramadan di sepanjang jalan Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, dijaga petugas kepolisian dan TNI. Tampak, mobil Polsek setempat sedang terparkir di sekitaran lokasi.

“Ini tadi, semua pedagang diminta pindah ke barat jalan. Mulai dari pertigaan depan sekolah ke utara. Tadi ditertibkan begitu,” kata salah satu pedagang. *)

Ia mengaku akan tetap berjualan, karena untuk menopang biaya hidup keluarganya dengan memanfaatkan saat ngabuburit bulan puasa Ramadan.

“Kita mencari rezeki dengan berjualan. Apalagi bulan Ramadan, ramai-ramainya jelang berbuka puasa. Kalau nggak jualan, istri dan anak makan apa,” pungkasnya. Namun, ia tidak mau namanya disebutkan di media massa.

Baca Sebelumnya: Dibuka, Pasar Ramadan di Mojokrapak Jombang Harapkan Dongkrak Perekonomian

Mobil polisi tampat terpakir di area lokasi jualan pedagang di sepanjang jalan Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru