Bukan RS, Tapi Masih Klinik Utama Nur Hasanah Gambiran Jombang

Jumat, 16 April 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Klinik Utama Nur Hasanah, Gambiran Utara, Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jumat (16/4/2021).

Klinik Utama Nur Hasanah, Gambiran Utara, Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jumat (16/4/2021).

FaktaJombang.com – Disebut-sebut tidak mengantongi izin operasional, tempat layanan kesehatan bernama Nur Hasanah, Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, ternyata bukan Rumah Sakit (RS). Melainkan Klinik Utama.

Eko Nurwahid membenarkan, hingga saat ini klinik kesehatan yang dikelolanya masih berupa Klinik utama. Yakni, klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik spesialistik atau pelayanan medik dasar dan spesialistik.

“Selain itu, sifat klinik utama bisa menyelenggarakan rawat jalan, rawat inap dan/atau home care,” katanya kepada FaktaJombang.com, Jumat (16/4/2021).

Baca Juga:  Sejumlah Pasien Korban Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Diperbolehkan Pulang

Ia mengurai niatannya merubah klinik utama Nur Hasanah menjadi rumah sakit (RS), ketika masa izin opeasionalnya habis. Hanya saja, persyaratan naik status menjadi RS terkendala fasilitas lahan yang kurang memadai.

“Sebenarnya kami ingin merubah KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) menjadi Rumah Sakit. Tapi tidak memungkinkan. Makanya, kita kembali seperti semula, yakni Klinik Utama Nur Hasanah,” sambungnya.

Karena ada syarat yang belum bisa terpenuhi, pihaknya kemudian melakukan pengajuan perpanjangan izin operasional dengan KBLI klinik utama. Alias mengurungkan niatnya merubah menjadi RS.

Baca Juga:  Tempat Usaha Cor Kuningan di Mojotrisno Jombang, Terbakar

“Masih dalam proses, saat ini sudah kita ajukan melalui OSS (Online Single Submission). Setelah itu, rekom dari Dinkes, kemudian ke Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang,” ulasnya.

Pihaknya juga menyatakan, jika IMB serta dokumen SPPL atau dokumen UKL-UPL sudah dikantongi sejak awal berdirinya Klinik Utama Nur Hasanah.

Baca Juga:  Setelah Nakes, Giliran Anggota Polres Jombang Divaksin Covid-19

“Kalau dokumen UKL-UPL sudah dari dulu. Tinggal memperpanjang izin operasional, dan saat ini sudah kami proses,” ungkap Eko.

Ia juga menjelaskan, jika stiker bertulis RS di mobil ambulans yang dimiliki maupun banner yang ada di kliniknya, hanya karena niatannya merubah status Klinik Utama menjadi RS.

“Itu kan karena kami ingin menjadi RS. Kan ini belum memenuhi, kemudian kami kembali ke Klinik Utama. Ya pasti akan kita ganti,” pungkasnya, *)

Berita Terkait

SSR Yabhysa Bersama Dinkes Jombang Siapkan Pembentukan Tim Percepatan Eliminasi TBC
Bayi Meninggal Saat Persalinan di RSUD Jombang, Viral di Medsos
Dinyatakan Sembuh, Semua Pasien Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Dipulangkan
Sejumlah Pasien Korban Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Diperbolehkan Pulang
Suntik Vaksin Saat Berpuasa, Ini Pandangan Ulama dan Pemerintah di Jombang
Di Jombang, Wakapolda Jatim Diminta Wakapolri Genjot Vaksinasi Jelang Ramadan
Tunggu Antrean Panjang Operasi, Balita Penderita Tumor di Jombang Butuh Perhatian
Kunjungi Jombang, Wakapolda Jatim Pantau Vaksinasi Booster

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Desember 2022 - 22:02

SSR Yabhysa Bersama Dinkes Jombang Siapkan Pembentukan Tim Percepatan Eliminasi TBC

Senin, 1 Agustus 2022 - 17:55

Bayi Meninggal Saat Persalinan di RSUD Jombang, Viral di Medsos

Senin, 16 Mei 2022 - 17:13

Dinyatakan Sembuh, Semua Pasien Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Dipulangkan

Minggu, 15 Mei 2022 - 19:46

Sejumlah Pasien Korban Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Diperbolehkan Pulang

Senin, 4 April 2022 - 19:16

Suntik Vaksin Saat Berpuasa, Ini Pandangan Ulama dan Pemerintah di Jombang

Berita Terbaru