SSR Yabhysa Bersama Dinkes Jombang Siapkan Pembentukan Tim Percepatan Eliminasi TBC

Jumat, 23 Desember 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SSR Yabhysa, Dinkes Jombang dan pemangku kebijakan di Kabupaten Jombang usai persiapan pembentukan tim percepatan eliminasi TBC di Hotel Yusro, Kamis (22/12/2022)

SSR Yabhysa, Dinkes Jombang dan pemangku kebijakan di Kabupaten Jombang usai persiapan pembentukan tim percepatan eliminasi TBC di Hotel Yusro, Kamis (22/12/2022)

FaktaJombang.com – Upaya mencegah penularan virus dan bakteri Tuberkulosis (TBC), SSR Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (Yabhysa) Kabupaten Jombang bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, menggelar konferensi pers ‘Pernyataan Bersama Upaya Kolaborasi Penanggulangan Tuberkulosis’.

Pernyataan bersama tersebut, yakni melakukan persiapan pembentukan tim eliminasi TBC 2030. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Yusro, Kamis (22/12/2022) ini, juga menggandeng pemangku kebijakan di Kabupaten Jombang.

Baca Juga:  Kasus Demam Berdarah di Jombang Meningkat Signifikan, Warga Diminta Waspada

Dalam pemaparannya, strategi nasional eliminasi TBC di Indonesia memiliki 6 strategi, di antaranya penguatan komitmen, peningkatan akses layanan TBC, intensifikasi upaya kesehatan, peningkatan penelitian, peningkatan peran serta komunitas dan pemangku kepentingan, serta penguatan manajemen program.

Selain itu, terdapat Perpres No 67 tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Jombang, Haryo mengatakan, berdasarkan analisa situasi di Kabupaten Jombang, untuk capaian standar pelayanan minimal (SPM) Kabupaten Jombang pada Januari hingga Desember 2022 mencapai 15.076 terduga TBC atau 104,72 persen.

Baca Juga:  Rumah Sehat 21 Kecamatan di Jombang Digerojok Dana BTT

“Dengan capaian standar pelayanan minimal (SPM) yang 104,72 persen, berarti peran dari Faskes (RS Pemerintah dan Swasta), DPM, Klinik ini sudah sangat luar biasa karena sudah melebihi 100 persen untuk capaian SPM pada tahun 2022,” tambah Lukman, Kasi P2PM Dinkes Jombang.

Baca Juga:  Wakapolres Jombang Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Dua ASN

Sedangkan Wasor Dinkes Jombang, Novi menuturkan pentingnya sosialisasi ke masyarakakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan penyakit TBC sampai pengobatan TBC.

“Ini merupakan peran bersama kita semua. Karena ini sangat penting dilakukan sampai sembuh,” kata Novi.

Berita Terkait

Bayi Meninggal Saat Persalinan di RSUD Jombang, Viral di Medsos
Dinyatakan Sembuh, Semua Pasien Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Dipulangkan
Sejumlah Pasien Korban Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Diperbolehkan Pulang
Suntik Vaksin Saat Berpuasa, Ini Pandangan Ulama dan Pemerintah di Jombang
Di Jombang, Wakapolda Jatim Diminta Wakapolri Genjot Vaksinasi Jelang Ramadan
Tunggu Antrean Panjang Operasi, Balita Penderita Tumor di Jombang Butuh Perhatian
Kunjungi Jombang, Wakapolda Jatim Pantau Vaksinasi Booster
Puluhan Warga Sumbersari Jombang Jalani Vaksin Booster Secara Door to Door
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Desember 2022 - 22:02

SSR Yabhysa Bersama Dinkes Jombang Siapkan Pembentukan Tim Percepatan Eliminasi TBC

Senin, 1 Agustus 2022 - 17:55

Bayi Meninggal Saat Persalinan di RSUD Jombang, Viral di Medsos

Senin, 16 Mei 2022 - 17:13

Dinyatakan Sembuh, Semua Pasien Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Dipulangkan

Minggu, 15 Mei 2022 - 19:46

Sejumlah Pasien Korban Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Diperbolehkan Pulang

Senin, 4 April 2022 - 19:16

Suntik Vaksin Saat Berpuasa, Ini Pandangan Ulama dan Pemerintah di Jombang

Berita Terbaru