Terbentur Biaya Operasi, Bayi 9 Bulan Terbaring Sakit Pencernaan di RSUD Jombang

Sabtu, 15 Mei 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khalid Azwar atau Alif, 9 bulan, terbaring sakit pencernaan di RSUD Jombang.

Khalid Azwar atau Alif, 9 bulan, terbaring sakit pencernaan di RSUD Jombang.

FaktaJombang.com – Nur Wijaya, warga Perumahan Mojongapit Indah J-19, Desa Mojongapit, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tak bisa berbuat banyak atas sakit yang diderita buah hatinya yang masih berusia 9 bulan.

Balita lelaki yang lahir pada 20 Agustus 2020 lalu itu, kini masih terbaring di ruang HCU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang dengan sejumlah peralatan medis melekat di tubuh mungilnya.

Baca Juga:  Habisi Nyawa Janda Jombang, 3 Sales Regulator LPG Tergiur Harta dan Kalung Imitasi

“Namanya Khalid Azwar. Tapi anak saya biasa dipanggil Alif,” kata Nur Wijaya, Sabtu (16/5/2021).

Ia mengatakan, bayinya itu menderita sakit pencernaan atau Ileus. Hingga saat ini, lanjutnya, anaknya masih terbaring lemas karena proses pemulihan. Mengingat, Alif menjalani operasi pada usus.

“Kondisinya sekarang pemulihan pasca operasi pada ususnya,” sambung Wijaya.

Hanya saja, ia mengaku saat ini sedang kebingungan untuk membayar biaya operasi bayinya itu. Lantaran dirinya mengatakan tidak memiliki cukup uang.

Baca Juga:  Donor Darah di Kecamatan Tembelang Jombang, Dijadwal Sebulan Sekali

“Biaya operasinya sebesar Rp 20 juta,” jawabnya saat ditanya besaran biaya operasi pada bayinya.

Pelbagai upaya sudah dijalaninya untuk mendapatkan keringanan biaya, mulai pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Jombang Sehat (KJS), hingga meminta bantuan kepada pihak RSUD Jombang.

Namun, hasilnya nihil. Sebab, lanjut Wijaya, upaya pengurusan untuk keringanan biaya pengobatan balitanya itu, terbentur libur panjang Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga:  Jombang Menjadi Satu Dari Lima Daerah di Jatim dengan Status Level 1 PPKM

“Pengurusan agar kami mendapatkan keringanan biaya itu terbentur hari libur Idul Fitri,” ujarnya.

Ia berharap, kebutuhan biaya sakit balitanya tercover pemerintah melalui program KIS ataupun KJS. “Kami juga meminta doa kepada seluruh warga, agar bayi kami diberi kesembuhan oleh Allah SWT,” harapnya memungkasi.

Berita Terkait

SSR Yabhysa Bersama Dinkes Jombang Siapkan Pembentukan Tim Percepatan Eliminasi TBC
Bayi Meninggal Saat Persalinan di RSUD Jombang, Viral di Medsos
Dinyatakan Sembuh, Semua Pasien Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Dipulangkan
Sejumlah Pasien Korban Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Diperbolehkan Pulang
Suntik Vaksin Saat Berpuasa, Ini Pandangan Ulama dan Pemerintah di Jombang
Di Jombang, Wakapolda Jatim Diminta Wakapolri Genjot Vaksinasi Jelang Ramadan
Tunggu Antrean Panjang Operasi, Balita Penderita Tumor di Jombang Butuh Perhatian
Kunjungi Jombang, Wakapolda Jatim Pantau Vaksinasi Booster

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Desember 2022 - 22:02

SSR Yabhysa Bersama Dinkes Jombang Siapkan Pembentukan Tim Percepatan Eliminasi TBC

Senin, 1 Agustus 2022 - 17:55

Bayi Meninggal Saat Persalinan di RSUD Jombang, Viral di Medsos

Senin, 16 Mei 2022 - 17:13

Dinyatakan Sembuh, Semua Pasien Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Dipulangkan

Minggu, 15 Mei 2022 - 19:46

Sejumlah Pasien Korban Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Diperbolehkan Pulang

Senin, 4 April 2022 - 19:16

Suntik Vaksin Saat Berpuasa, Ini Pandangan Ulama dan Pemerintah di Jombang

Berita Terbaru