Sehari Tambah 62 Kasus Covid-19, Empat Kecamatan di Jombang Zona Merah

Rabu, 9 Februari 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang per Selasa 8 Februari 2022 pukul 15.00 WIB.

Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang per Selasa 8 Februari 2022 pukul 15.00 WIB.

FaktaJombang.com – Kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang terus bertambah. Dalam sehari, ada penambahan 62 kasus baru, Selasa (8/2/2022).

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat kini jumlah kasus Covid-19 menjadi 145 orang. Dari jumlah itu, yang dirawat di rumah sakit sebanyak 64 orang. Sementara, sehari sebelumnya, masih tercatat sebanyak 83 kasus.

Tingginya lonjakan itu membuat empat kecamatan berstatus zona merah. Masing-masing Kecamatan Jombang (kota) sebanyak 46 kasus, Tembelang terdapat 11 kasus, Diwek mencapai 17 kasus, serta Kecamatan Mojoagung sebanyak 11 kasus.

Baca Juga:  Setelah Nakes, Giliran Anggota Polres Jombang Divaksin Covid-19

Kemudian tiga kecamatan berstatus zona oranye, yakni Kecamatan Megaluh (6 kasus), Sumobito (6 kasus), serta Kecamatan Bandarkedungmulyo (6 kasus). Sedangkan zona kuning meliputi 12 kecamatan, dan zona hijau hanya dua kecamatan. Yaitu, Ngusikan dan Kecamatan Wonosalam.

Baca Juga:  BIN Jatim Gelar Vaksinasi Covid-19 Empat Titik di Jombang

Kepala Dinas Kesehatan Jombang, drg Budi Nugroho, membenarkan melonjaknya kasus Covid-19 itu. Namun demikian, Budi memastikan bahwa belum ada klaster baru di Jombang.

“Tak ada klaster baru. Penambahan ini berdasarkan hasil tracing, yakni orang yang melakukan kontak erat pasien,” kata Budi ketika dikonfirmasi.

Baca Juga:  Belum Tes Covid-19, Sejumlah Calon Penumpang Kereta Api di Jombang Gagal Mudik

Budi mengimbau, agar masyarakat tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) terlebih ditengah tingginya penyebaran virus corona ini. Mulai dari mencuci tangan, mengenakan masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjauhi kerumunan.

“Kami juga mengimbau agar lansia (lanjut usia) dan orang yang komorbid (memiliki penyakit bawaan) tidak bepergian keluar kota,” pungkasnya. *)

Berita Terkait

SSR Yabhysa Bersama Dinkes Jombang Siapkan Pembentukan Tim Percepatan Eliminasi TBC
Bayi Meninggal Saat Persalinan di RSUD Jombang, Viral di Medsos
Dinyatakan Sembuh, Semua Pasien Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Dipulangkan
Sejumlah Pasien Korban Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Diperbolehkan Pulang
Suntik Vaksin Saat Berpuasa, Ini Pandangan Ulama dan Pemerintah di Jombang
Di Jombang, Wakapolda Jatim Diminta Wakapolri Genjot Vaksinasi Jelang Ramadan
Tunggu Antrean Panjang Operasi, Balita Penderita Tumor di Jombang Butuh Perhatian
Kunjungi Jombang, Wakapolda Jatim Pantau Vaksinasi Booster
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Desember 2022 - 22:02

SSR Yabhysa Bersama Dinkes Jombang Siapkan Pembentukan Tim Percepatan Eliminasi TBC

Senin, 1 Agustus 2022 - 17:55

Bayi Meninggal Saat Persalinan di RSUD Jombang, Viral di Medsos

Senin, 16 Mei 2022 - 17:13

Dinyatakan Sembuh, Semua Pasien Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Dipulangkan

Minggu, 15 Mei 2022 - 19:46

Sejumlah Pasien Korban Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Diperbolehkan Pulang

Senin, 4 April 2022 - 19:16

Suntik Vaksin Saat Berpuasa, Ini Pandangan Ulama dan Pemerintah di Jombang

Berita Terbaru